aku membutuhkanmu…

kini, tak ada lagi kata cinta..

cinta bukanlah hal yang dengan mudahnya dapat dikatakan dengan cinta..

cinta hal ternorak yang pernah ada..

cinta membuatku sedih, cinta membuatku menangis, cinta menyakiti aku..

kini berat rasanya bila ingin mengatakan cinta..

jujur, rasa yang berbeda hadir saat aku melihatmu pada hari itu..

memperhatikan setiap gerak tubuhmu – dari sudut mataku..

senang rasanya..

bukan cinta.. aku yakin ini bukan cinta..

sayang>\?

ya.. kurasa ini sayang…

aku bahagia ada kamu..

walau hanya mendapatkan pesan singkat darimu, tapi cukup membuatku bahagia..

bisa kah kau tetap disisiku?

menjadi orang yang slalu ada untukku?

aku membutuhkanmu…

-A-

Iklan

[Audisi Penulis Buku] Yuk Menerbitkan Buku bersama Jonru

Halo, kenal Jonru kan?
Penulis yang terkenal dengan bukunya “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat” dan “Menerbitkan Buku Itu Gampang!” ini sedang menyusun buku ke-5. Dan khusus buku ke-5 ini, Jonru ingin menjadikannya sebagai sesuatu yang sangat istimewa. Dia tidak mau menulis sendirian, tapi mengajak Anda untuk ikut menyumbangkan tulisan di dalamnya.

Tertarik? Jika ya, coba simak informasi lengkapnya berikut ini ya…. :)

  1. Tema buku ke-5 Jonru ini adalah “Terapi Menulis”. Sesuai tema ini, Anda dipersilahkan menulis pengalaman pribadi dalam menerapkan terapi menulis. Ceritakan pengalaman Anda ketika menulis, dan bagaimana dampak positifnya terhadap hati dan pikiran Anda.
  2. Sebagai bahan referensi mengenai tema Terapi Menulis, Anda bisa membaca dua tulisan Jonru mengenai terapi menulis. Silahkan cek di sini.
  3. Jika sudah punya pengalaman pribadi (kisah nyata) dalam menerapkan terapi menulis, Anda bisa langsung menulis dan mengirim naskah. Tatacaranya silahkan lihat di bagian berikutnya di bawah ini.
  4. Jika belum punya pengalaman pribadi (kisah nyata) dalam menerapkan terapi menulis, coba ikuti tahap-tahap berikut:
    Tahap I: Praktek Menulis
    Silahkan Anda praktek menulis dulu selama lebih kurang 7 hingga 10 hari. Bisa di blog, Twitter, Facebook, milis, atau forum diskusi seperti Kaskus dan sebagainya. Silahkan menulis untuk tujuan terapi diri. Cara dan kiatnya bisa dibaca di sini.
    Tahap II: Mencatat Pengaruhnya
    Misalkan setelah menulis tersebut Anda jadi bahagia, lebih plong, tiba-tiba ada yang menawarkan peluang menarik, atau ada teman yang memberi komentar di luar dugaan, atau apapun itu… silahkan catat semuanya.
    Intinya, semua tulisan hasil praktek Anda beserta semua pengaruh, respons dan sebagainya, silahkan dicatat dengan rapi, diarsipkan dengan baik, jangan sampai hilang. Sebab itu semua akan menjadi salah satu bahan penting di dalam penulisan naskah Anda (Perhatikan kata “bahan”. Artinya itu cuma sebagai bahan tulisan, bukan bagian dari tulisan Anda. Paham kan, bedanya?)
    Tahap III: Menulis Naskah
    Setelah beberapa hari melakukan praktek, saatnya Anda “melaporkan” hasilnya dalam bentuk tulisan. Silahkan tulis artikel Anda. Semua data mengenai respons, pengaruh, dan sebagainya yang telah Anda arsipkan, silahkan dimasukkan ke dalam tulisan. Tentu saja, Anda harus meramunya dengan cara yang baik dan menarik, sehingga tulisan enak dibaca.
    Tahap IV: Mengirim Naskah
    Setelah tulisan selesai dibuat, silahkan dikirim ke panitia audisi ini.
  5. Naskah dikirim ke email buku @ jonru.net (hilangkan spasi di antara tanda @) dengan ketentuan:
    – Subject (judul) Email: Naskah untuk Buku Terapi Menulis
    – Cantumkan biodata singkat Anda dalam bentu narasi (cerita), dengan panjang maksimal 200 kata. Jangan lupa, pada biodata tersebut cantumkan:
    === Nama lengkap Anda (nama asli)
    === Nama pena (untuk dimuat di buku)
    === Alamat rumah Anda
    === Nomor HP
    === Alamat email di Facebook (khusus bagi Anda yang membantu publikasi via Facebook)
    === Username anda di Twitter (khusus bagi Anda yang membantu publikasi via Twitter)
    === Usia
    === Jenis kelamin
    === Profesi (tulis sedetil mungkin)
  6. Deadline: Naskah Anda ditunggu paling lambat tanggal 31 Desember 2011.
  7. Pengumuman naskah-naskah yang lolos insya Allah akan dilakukan tanggal 23 Januari 2012 di website PenulisLepas.com.
  8. Buku ini akan diterbitkan secara self publishing di Indie-Publishing Pro.
  9. Setiap penulis yang naskahnya dimuat akan mendapat fasilitas:
    – Satu eksemplar buku ini secara gratis
    – Diskon pembelian buku ini sebesar 20% (*)
    – Diundang pada acara launching buku ini. Jadwalnya akan ditentukan kemudian
    – Voucher diskon jika Anda bergabung dengan Writers Academy, sebesar 25% untuk Kelas Online, atau Rp 200.000 untuk Kelas Tatap Muka.

Keterangan:
(*) Hanya berlaku untuk pembelian langsung ke penerbit Indie-Publishing.com.

* * *

Kriteria Naskah:

  1. Naskah harus asli berisi pengalaman nyata Anda sendiri, bukan pengalaman orang lain, bukan naskah terjemahan, bukan naskah daur ulang atau saduran, dan tentu saja bukan naskah jiplakan.
  2. Naskah diketik rapi dengan format huruf Times New Roman ukuran 12, spasi 1,5. Minimal 150 kata dan maksimal 400 kata.
  3. Naskah ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik.
  4. Penggunaan istilah-istilah asing atau daerah diperbolehkan selama memang diperlukan sebagai bahan referensi. Yang penting gunakan seperlunya, dan – jika perlu – cantumkan artinya dalam bahasa Indonesia.
  5. Naskah Anda hendaknya ditulis secara TO THE POINT. Tak perlu pakai pengantar atau kalimat-kalimat pembuka yang tidak efektif.
    Ingat: naskah yang akan masuk ke buku Jonru ini insya Allah sangat banyak. Jadi bila semua penulis – termasuk Anda – mengirim tulisan yang sangat panjang, dikhawatirkan akan membuat buku jadi sangat tebal sehingga harga jualnya sangat mahal. Karena itu, mohon partisipasi Anda untuk menulis artikel yang sesingkat mungkin; padat, to the point, ringkas, namun efektif dan lengkap.
  6. Satu orang penulis hanya boleh mengirimkan satu naskah.
  7. Naskah tidak boleh mengandung hal-hal yang berbau SARA, kebencian, permusuhan, dan/atau hal-hal negatif dan tidak patut lainnya.
  8. Sesuai tema buku ini, tentu lebih baik bila naskah Anda bisa menjadi inspirasi bagi pembaca, membuat mereka termotivasi juga untuk menulis sebagai media terapi diri.
  9. Naskah yang dikirim BELUM PERNAH dipublikasikan di manapun, baik itu media cetak (majalah, koran, tabloid) maupun media digital (milis, blog, facebook, dst).
  10. SANGAT DISUKAI bila Anda menyertakan foto, ilustrasi dan sebagainya yang mendukung isi naskah Anda. Misalkan Anda menulis sebuah status Facebook yang akhirnya membuat stress Anda hilang. Maka Anda bisa meng-capture tampilan status ini, lalu mengirimnya dalam bentuk file JPG. Contoh lain: Setelah rajin menulis, Anda mendapat banyak teman baru. Maka Anda bisa mengirim foto bersama teman-teman tersebut, misalnya ketika Anda sedang kopdar (ketemuan) di sebuah kafe. Dan seterusnya.
    NB: Jangan lupa cantumkan keterangan singkat mengenai foto/ilustrasi tersebut.

* * *

Syarat Wajib: Bantuan Publikasi

Setiap peserta audisi ini WAJIB membantu publikasi melalui Facebook atau Twitter. Boleh salah satu saja. Tapi kalau mau kedua-duanya juga sangat diperbolehkan.

Sangat Penting: Bantuan publikasi HARUS langsung Anda lakukan setelah membaca dan memahami semua info dan persyaratan audisi ini. Walau Anda belum mulai membuat tulisan, bantuan publikasi harus dilaksanakan SESEGERA MUNGKIN. Agar makin banyak teman yang mengenai info audisi ini.

I. Untuk Publikasi di Facebook:

  1. Sejak awal (lebih cepat lebih baik), Anda harus sudah memasang banner audisi ini di wall FB Anda (bannernya tercantum di bawah ini). Tidak harus jadi foto profil, tapi cukup ditaruh di wall FB Anda.
  2. Tag minimal 15 orang teman Anda pada banner tersebut.
  3. Untuk tujuan pemberitahuan kepada panitia, silahkan tag Jonru dan Dani Ardiansyah. Bila belum bisa men-tag mereka karena belum jadi friend list-nya, ya di-add dulu dong :)
  4. Pada keterangan gambar, sertakan penjelasan singkat mengenai audisi ini, lalu taruh link ke info lomba ini (silahkan copy paste saja). Berikut adalah linknya:
    http://www.penulislepas.com/audisi-penulis-buku-yuk-menerbitkan-buku-bersama-jonru
  5. Pemuatan banner audisi ini di wall FB Anda dilakukan seminggu sekali. Artinya bila Anda sudah memuatnya pada tanggal 10 Desember 2011, maka pemuatan selanjutnya adalah tanggal 17 Desember 2011. Demikian seterusnya.
  6. Frekuensi Anda dalam mempublikasikan audisi ini di wall Facebook Anda akan menjadi salah satu faktor yang menentukan naskah Anda lolos seleksi atau tidak.

II. Untuk Publikasi di Twitter:

  1. Pastikan Anda sudah mem-follow akun @penerbitindie dan @jonru
  2. Buatlah twit yang mengandung unsur-unsur:
    – Informasi mengenai audisi ini
    – Link atau URL ke info audisi ini, yakni http://t.co/EoEaUCTn
    – Mention ke @jonru dan @penerbitindie
    – Hastag #AudisiJonru.
    – Mention minimal 1 orang teman Anda yang diperkirakan tertarik juga untuk mengikuti audisi ini. Jangan sembarang mention, karena bisa mengganggu kenyamanan orang lain.
  3. Contoh twit (jangan copy paste ya. Yang kreatif dong ah!):
    Mau menerbitkan buku bersama @jonru? Yuk ikuti audisi ini: http://t.co/EoEaUCTn cc @penerbitindie @mention_ke_nama_teman_anda #AudisiJonru
  4. Twit harus dimuat minimal 1 kali dalam sehari.
  5. Anda boleh saja menggunakan layanan seperti twitlonger dan seterusnya. Tapi ingat: Twit Anda tetap harus maksimal 140 karakter. Tak boleh lebih!
  6. Frekuensi Anda dalam men-twit info audisi ini akan menjadi salah satu faktor yang menentukan naskah Anda lolos seleksi atau tidak.

* * *

NB, Sangat Penting: Jangan langsung berkata “pusing” atau “syaratnya kok ribet banget” dst setelah membaca info di atas.

Bila Anda berpikiran seperti itu, coba langsung saja terapkan TERAPI MENULIS-nya ya :-D

Lagipula: Yang terlihat banyak di atas hanya penjelasannya. Syarat audisinya cuma sedikit, kok :)

Terima kasih. Ditunggu naskah terbaik Anda. Salam sukses selalu!

Tertanda,

Panitia Audisi “Menerbitkan Buku Bersama Jonru”

Audisi ini didukung sepenuhnya oleh:

indie_publishing_pro

kursus menulis writers academy

Banner Audisi:
(silahkan download ke komputer Anda, lalu upload ke wall Facebook Anda)

audisi buku jonru

Bolehkah aku?

Aku tak punya banyak hal untuk dibanggakan..

Tak punya cukup kemampuan, tak punya cukup kelebihan, tak punya hal spesial yang bisa terlihat “sesuatu” bagimu..

Sungguh yang kupunya hanya penantianku..

Ntah apa kamu yang jahat tidak memberikan kepastian, atau aku yang bodoh mau saja menantimu..

Tapi aku tidak keberatan sama sekali..

Pengalaman mengajarkanku, bahwa menunggu adalah sebuah pengorbanan yang harus dilakukan..

Salah memang. Karena menunggu yang tidak pasti adalah hal yang menyakiti diri sendiri..

Menanti adalah hal terbodoh yang selalu saja aku lakukan!

Lantas apa yang harus aku lakukan?! Dapatkah kau memberitahukannya padaku?

Adakah cara yang lebih baik dari sebuah penantian??

Jujur… hati ini sudah hancur..

Hancur karna kuatnya ombak cinta yang menghempaskan aku jauh-jauh..

ketika pilihan menyakitiku.. ketika sesuatu yang ditunggu pergi meninggalkan untuk sesuatu yang baru,

sedih, kecewa, hancur, remuk, redam..

Hati ini serasa mati… Tak sanggup  lagi untuk mulai mncintai..

Aku hanya menutupi semuanya sendiri..

Menunjukkan kekuatanku, yang seolah tidak terpengaruh,

Tapi semua tidak seperti yang terlihat.. 😥

Haruskah aku menghempaskan diriku kembali pada ombak yang kencang menghantam tubuhku?

Adakah cara yang lebih baik untuk kulakukan?

Selain penantian.. selain angan.. selain harapan…

Andai ada pilihan yang lebih baik, akan ku lakukan..

Aku berharap, aku bisa pergi jauh dari masa lalu yang sangat sangat menghancurkan aku..

Aku berharap kau dapat bangkitkan aku..

Aku berharap kau orang yang tepat..

Tapi, dapatkah aku berharap?

Bolehkah aku mnunggumu?

Bolehkah aku mencintaimu?

Belajar mencintaimu, memberikan lebih banyak ruang dihatiku untukmu? AR…

 

Alasanku Tersenyum

Apa definisi tersenyum bagi kalian?

Bahagia, tertawa, riang, seperti itu kah?

Bagaimana dengan perasaan sedih, kecewa, duka? Tak bisakah mengungkapkan rasa tersebut dengan tersenyum?

Bagiku, tersenyum tidaklah hanya suatu ekspresi yang menyatakan kebahagiaan, tapi yang terpenting adalah tersenyum disaat sedih.

Munafik? Pasti. Kebanyakan orang pasti berkata, “Munafik menyembunyikan kesedihan dengan senyuman”.

Lalu, apakah ada saran lain yang lebih baik dari itu?

Apakah aku harus menangis tersedu-sedu setiap waktu aku bersedih?

Apakah aku harus menunjukkan betapa rapuhnya aku?

Jika aku seperti itu, apalagi yang akan kalian katakan?

“Bodoh! Cuma gara-gara ini kamu menangis!”

JADI apa yang harus aku LAKUKAN?!!

Jika aku menunjukkan kesedihanku, kebodohanku, itu jelas salah!

semakin aku menunjukkan kerapuhanku, akan semakin banyak orang yang akan membuatku tambah bersedih!

Aku hanya ingin tersenyum menutupi kesedihanku!

Jangan katakan aku munafik dan segalanya yang seolah berkata aku berbohong akan perasaanku.

Salahkah aku tersenyum dibalik kesedihanku? Salahkah aku tak ingin membuat orang disekitarku turut bersedih?

Alasan ku tersenyum adalah untuk semangati diriku..

Untuk orang-orang yang kusayangi..

Untuk apa aku menangis jika masih banyak orang disekitarku yang menyayangiku??

Untuk apa aku menangis karna satu alasan jika masih banyak beribu alasan yang bisa membuatku tersenyum?

Putra-Putri Icon SMA n 7 PTK *flash back*

Inget masa SMA, inget kenangan-kenangan menyenangkan! 😀

Salah satu hal yang sangat berkesan buat iin, masa terakhir di sekolah..

Dalam rangka ulang tahun sekolah, diadain kontes Putra dan Putri Icon..

Iin diutus sebagai putri icon dari XII IPA 2 (i miss u guys 😦 )

Setelah melewati tahap penyeleksian..

>1 tes tertulis.. yg ikut tuh rame.. dari kls 1 smpe kls 3 ngirim perwakilannya.. setelah itu, dipilih 10 besar

>2 iin lolos! slnjtnya tes wawancara, iin kena urutan terakhir pula, deg-degan euy.. 😀

>3 iin jadi runner up! senangnyaa.. merasa terbang di udara *lebay* wkwkwk 😀

 

Iin seneng bs mnghabiskan masa SMA di smunju..

iin sayang xlian semua…. :’)

WIDEA ERNAWATI (XII IPA 1)

“THE WINNER, PUTRI ICON”

 

ATINA RIZKY MAWARNIE (XII IPA 2)

“RUNNER UP, PUTRI ICON”

 

MELLYARDILA AYUNINGTYAS PUTRI (XII IPS 1)

“THIRD, PUTRI ICON”