Posted on

Aku dan Hujan

Dari siang hujan, sampai sekarang.

Aku sering bilang, hujan sama spt aku, saat hujan, aku juga hujan.

Aku nggak ngerti sebenarnya apa yg jadi keresahan hati aku saat ini.

Aku cuma ngerasa hati ini enggak enak, degupannya lebih cepat dari biasanya, pikiran nggak fokus, bingung mau ngapa.

Aku cuma pengen cerita. Terserah siapapun yang mau denger aku cerita. Tapi nggak bisa!:'(

Semua udah beda, gak ada seseorangpun yang nyaman untuk aku cerita.

AKu nggak bisa mendeskripsikan perasaan aku saat ini gimana,

Aku hancur, sedih, lemah, marah, dan aku hanya ingin menangis.

Sebenarnya semua sudah membaik, tp sejak kehadiran adik itu, aku ngerasa nggak nyaman.

Aku ngerasa di2kan, aku tersingkirkan, hanya adik yg dibela.

Aku nggak suka.

AKu memang cuma pacar, bukan istri kamu.. Tapi aku LEBIH DULU KENAL KAMU dibanding dia!!!

MUngkin kamu masih belum bisa ngerti aku.

Cuma hujan yang ngerti aku.  😥

 

 

Iklan

About mawaratina

Menulis bukanlah hal yang sulit dilakukan, tulislah apa yang tak bisa terucap, tulislah apa yang terpikirkan, dan tulislah semua cerita yang membuatmu bangkit. Bangkit dengan caramu. Bangkit dengan semangatmu! ;)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s