(masih) menunggu

Tidak harus benar-benar sakit sampai kita merasakan “sakit”. cukup dengan kecewa, “sakit” itu sudah cukup terasa.. menusuk sampai tulang dan efeknya bertahan lama sekali.
Banyak definisi mengenai “sakit”.
Tapi “sakit” yang aku rasa, yang aku alami hanya satu,
Sakit itu saat aku berharap sesuatu, tapi hanya bisa sekedar berharap.
Ketika ingin lebih dari itu, semakin sakit.
Karna setelah dipikirkan, berharap itu sangat menyakitkan ketika tidak terwujud.
Kadang ingin tidak berharap, ingin jalani saja seperti yang ada saat ini, tapi….
terlalu sakit rasanya…

Yang lebih sakit itu, ketika kita tak bisa marah, tak bisa protes.
Siapa yang harus disalahkan? harus protes ke siapa??

Kalaupun meminta, apa akan terkabul?
Bukan sekali dua kali aku meminta, apa hasilnya? Tetap sama..

Nggak tau siapa yang salah, yang jelas saat ini aku sedang dibawah.
Bukan turun sendiri, tapi terjatuh.
Bukan baru bebrapa menit, tapi sudah lama.
Ntah kapan bisa naik ke atas nanti.
Mungkin menunggu dia datang menjemputku dibawah…